Minggu, 23 September 2012

Kasih sayang ortu tiada batas walau udah tiada


Ini adalah foto kenanganku ketika aq masih kecil dan keluarga masih utuh. kenangan ini takkan terlupakan walau hanya sekedar foto namun menjadi kenangan hidupku seumur hidup.
 foto Kami sekeluarga setelah pulang dari Pantai Lumpu'E 2006

 Ini adalah foto keluarga kami yang terakhir dan baru kali itu Alm.meminta kami berpakaian rapi untuk di foto dan di pajang di ruang tamu. ternyata Bapak Puang-Ku berpulang kerahmatullah Dua bulan kemudian. pilu hati ini belum sempat beliau kami bahagiakan, sudah lebih dulu berpulang ke pangkuan ilahi. mungkin ada hikma dibalik kepergian beliau. Namun, aku merasa kehilangan. jujur kukatakan aq tidak akrab dng beliau karena takut akibat waktu kecil slalu baca berita ortu yang menganiaya a memperkosa anakx sendiri. entahlah, perasaan apa ini, apakah malu..., takut.... atau benci karena sikap ayah yang sangat kemiliteran (bokap tirix seorang tentara, otomatis anakx di didik disiplin). namun, kadang juga aq bersyukur ketika disekolah SMA teman2 pada makai shabu2, putaw n sejnisx, aq tidak tergoda karena takut sama bokap.
ini adalah memori terindah dan terakhir bersama ibu, syukur masih sempat melihatku menikah
 " SELASA 23 JUNI 2006 "

Ibu, Aq, Suami dan Kakak pertamaku "ANDI MIRFANISWAN" (sebagai wali nikahku pengganti Bapak Puangku) yang saat ini sdah menjadi guru SD Neg.1 Inotu Kendari.

  Ini foto Ibu terakhir kalix dengan kakakx yang pertama "Om Baco Hade"

 Aq dan Ibu ketika Bapak belum meninggal

 
 ini foto aq terakhir dgn ibu sewaktu lebaran Idul Fitri tahun 2010

selebihnya aq tak pernah lagi foto dgn ibu apalagi aq ikut tinggal sama suami di Pondok Mertua Indah alias di rumah mertua. begitu banyak masalah yang timbul ketika kita kehilangan Bapak n sekaligus kepala rumah tangga bagaikan kapal tanpa nahkoda. namun dari tahun ke tahun ibu bisa melewatix. tahun 2011 adalah tahun yang amat berat bagiku dan juga sangat sedih jika dikenang. beliau berpulang kerahmatullah ketika seminggu lagi akan lebaran Idul Adha. Mungkin, hanya sampai disitu ibu mampu menjadi bapak n jg ibu n sampai disitu pula kekerabatan keluarga tdk lagi sejalan. entah kata-kata apa yang harus aq ucapkan, namun ini adalah takdir kita semua akan berpulang kepadax hanya waktu, tempat dan keadaan yang berbeda. Ibu meninggal setelah lima tahun kepergian Bapak Puang. Kadang jika mengingat kepergian ibu sedih rasax apalagi jika lebaran tiba, biasax keluarga salam2an setelah selesai sholat lalu makan ketupat, burasa n bejabut, ayam dan daging weh... ngiler jika ingat semua tapi sedihx tak bisa lagi menikmati semua itu setelah kehilangan beliau2. kalau mau tahun baru ibu sdh buat kue tar n bpak sudah beli minuman coca cola, fanta, sprite begitu tahun baru tiba n terompet,petasan bunyi tiba deh ... kuex dipotong n dibagikan sama ibu lalu minum minuman dingin kumpul sekeluarga baru bobo deh .... habis lama nunggu malam tahun barunya. namun, semua tinggal kenangan kedua orang tua ku telah pergi untuk selama2x begitu juga kehidupan keluarga kami ... bercerai berai. namun, itu tak ingin kukisahkan. aq hanya ingin bernostalgia sedikit tentang kedua orang tuaku. sekarang aq menata kehidupan keluargaku sendiri tanpa ada bantuan nasehat dari kedua orang tuaku n juga kasih sayangx. pengen rasanya ibu lebih lama bisa bermain dengan anakku, pengen rasanya anakku akrab dengan nenekx dalam waktu lama walau ibu sempat melihat cucux 2 tahun lebih. jika hatiku galau atau lagi ada masalah dengan cintaku biasax curhat sama nyokap tapi sekarang ... semua berubah namun Alhamdulillah cintaku orang yang sangat pengertian, penuh kasih sayang n kadang kalau emosiku udah meluap2 biasax milih nyanyi2 atau diam kadang bikin gemesin pengen nyubit pipix yg temben. Pak, Ma aq kadang merindukan kalian dan juga suasana berkumpulx keluarga namun semua ada hikma dari kepergian kalian walau saat ini ada masalah mungkin suatu hari Aq bisa memetik hikma dari semuax. Cintaku untukmu Pak, Ma..... untuk menyelesaikan ketikan ku ini aq harus menguatkan diri, tak bisa rasax kutahan tangis ini hanya untuk mengenang kalian. Pak ... ma, .............

SELAMAT TINGGAL PAK, MA DOAKU SELALU UNTUKMU...... 
DARI ANAKMU YANG TAK SEMPAT MEMBAHAGIAKANMU  !!!!!
I ALWAYS LOVE YOU ......

          BAPAKNDA TERCINTA :        
ANDI RACHMAN P. SANDRANG KARAENG LABBANG
(Pens. Bendahara KOSIPA KOREM 142 TATAG PAREPARE)
SOPPENG, 1947
WAFAT  PAREPARE HARI RABU  06 JUNI 2005


MAMANDA TERCINTA  :
MAHIRA (MAHARA) MADEALI, A.Ma.Pd
(Pens. Guru SD Neg.44 Parepare)
PAREPARE, 1945
WAFAT  PAREPARE  SELASA, 01 NOVEMBER 2011


Dari Anakmu Yang selalu Mengenangmu :



ANDI MIRLINDA BINTI  ANDI  RACHMAN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar